Solusi Peringatan Error Palsu Pada Hard Disk Karena Virus, Windows Detected Hard Disk Problem
Seperti disampaikan oleh Adang Jauhar Taufik, analis antivirus dari Vaksincom, sebuah program jahat menyamar sebagai peranti "Data Recovery".
Program keamanan palsu seperti itu sering dikenal dengan istilah Scareware, karena ia menakut-nakuti korbannya dengan berbagai ancaman palsu.
Program jahat yang menyamar sebagai "Data Recovery" itu menurut Adang dideteksi sebagai W32/FakeAV.AESL oleh Norman Security Suite.
Beberapa pesan "seram" yang ditampilkannya adalah sebagai berikut:
- Harddrive rotational speed decreased by 20 %.
- Disk Drive c:- is unreadable.
- Drive C initializing error
- GPU RAM Temperature is cirtically high.
- Critical Error. Harddrive Error.
- Windows detected a harddisk problem. A potential disk failure may causes loss of files, applications and documents stored on the hard disk. It’s highly recommended to scan and solve HPP problems before continue using this PC.
Kalau
komputer anda
terinfeksi
virus /
malware
obatnya
antivirus,
kalau harddisk
rusak dan
korup tentu
obatnya
program Data
Recovery
dimana
diusahakan
semaksimal
mungkin untuk
tidak
menjalankan
harddisk yang
rusak tersebut
supaya
kerusakan
tidak
bertambah
parah. Namun
kalau anda
terkena kasus
seperti yang
di bawah ini,
dimana anda
membawa
harddisk yang
“menurut”
pesan yang
timbul
mengalami
kerusakan
fatal seperti
: (lihat
gambar 5 – 11
di bawah)
-
Harddrive
rotational
speed
decreased by
20 %. (yang
kira-kira
artinya motor
harddrive
mengalami
penurunan
kinerja /
kerusakan)
-
Disk Drive
c:\ is
unreadable.
-
Drive C
initializing
error (tetapi
lucunya kok
komputernya
bisa jalan
padahal system
Windowsnya ada
di drive C).
-
GPU RAM
Temperature is
cirtically
high. (ngga
ngerti kok
temperatur RAM
yang tinggi
.... harusnya
kan prosesor
yang
temperaturnya
tinggi).
-
Critical
Error.
Harddrive
Error.
-
Windows
detected a
harddisk
problem. A
potential disk
failure may
causes loss of
files,
applications
and documents
stored on the
hard disk.
It’s highly
recommended to
scan and solve
HPP problems
before
continue using
this PC.
Lalu
oleh teknisi
toko komputer
anda lantas
instal
antivirus,
jangan anda
langsung marah
dan teknisinya
di tampol
dulu. Karena
dalam kasus
ini teknisinya
bukan mau
menipu anda
menginstalkan
antivirus ke
komputer yang
harddisknya
rusak. Tetapi
memang ada
virus yang
memalsukan
peringatan
Windows
seakan-akan
harddisk anda
mengalami
kerusakan
parah. Untuk
detailnya
silahkan ikuti
artikel yang
dibuat oleh Aj
Tau dibawah
ini. Dan jika
anda teknisi
komputer yang
mendapatkan
kasus ini,
tidak perlu
pakai helm
anti gaplok
sewaktu
membasmi virus
ini :p karena
Vaksincom
memberikan
Tools untuk
membasmi virus
ini.
=====================================
Trend
penyebaran
virus saat ini
lebih di
dominasi oleh
virus yang
mempunyai
kemampuan
menginjeksi
file aplikasi
seperti file
dengan
ekstensi EXE,
COM atau SCR
sebut saja
virusW32/Alman,
W32/Sality,
W32/Virut atau
W32/Ramnit
serta masih
banyak virus
lainnya dengan
varian yang
cukup banyak.
Maraknya
penyebaran
virus saat ini
mengharuskan
kita lebih
waspada
terhadap
kemungkinan-kemungkinan
virus lain
yang setiap
saat
mengintai.
Perlu langkah
cermat untuk
mengantisipasi
agar tidak
menjadi korban
salah satunya
dalam memilih
program
antivirus dan
“rupanya” hal
ini merupakan
celah baru
yang dapat di
manfaatkan
oleh virus
untuk
menyebarkan
dirinya dengan
cara
memalsukan
dirinya
sebagai
program
keamanan
(baca:
antivirus).
Fake antivirus
atau yang
lebih dikenal
dengan sebutan
Antivirus
palsu
mempunyai
tampilan yang
tidak kalah
menarik
seperti
program
antivirus pada
umumnya yang
dilengkapi
dengan berbagi
fitur Internet
Security
seperti
Firewall atau
Privacy Tools.
Dalam hal
deteksi juga
cukup “Baik”
karena mampu
mendeteksi
virus-virus
yang tidak
dapat di
deteksi oleh
program
antivirus pada
umumnya,
tetapi anda
jangan
terkecoh
karena semua
peringatan
yang muncul
adalah PALSU,
ujung-ujungnya
kita diminta
untuk
mengirimkan
sejumlah uang
untuk
mendapatkan
versi full nya
agar dapat
menghapus
virus “palsu”
tersebut.
Program
antivirus
palsu atau
lebih dikenal
dengan istilah
Scareware saat
ini sudah
mencapai
puluhan jenis.
Kurang nya
pengetahuan
user terhadap
perkembangan
virus menjadi
penyebab
mudahnya
antivirus
gadungan ini
menyebar. Dari
sekian banyak
program
scareware yang
menyebar salah
satunya adalah
W32/FakeAV.AESL
demikian
Norman
Security Suite
mendeteksi
virus ini (lihat
gambar 2).
Program
gadungan ini
akan
menyamarkan
dirinya
sebagai tools
“Data
Recovery” yang
di dalamnya
berisi fitur
untuk
melakukan
pemeriksaan
terhadap
komputer Anda
seperti
pemeriksaan
kondisi
Hard Disk,
Memory,
Registry serta
Operating
System Anda. (lihat
gambar 1)
Gambar 1,
Tampilan antar
muka
W32/FakeAV.AESL
Gambar 2,
Hasil deteksi
Norman Malware
Cleaner
File
induk
Tools
gadungan
ini dibuat
dengan
menggunakan
bahasa
pemograman
Visual
C++.
Pada saat file
antivirus
gadungan
tersebut di
jalankan, ia
akan membuat
beberapa file
induk berikut
yang akan di
aktifkan pada
saat computer
di nyalakan :
ü
C:\Documents
and
Settings\All
Users\Application
Data
o
6DSS92c31Apgjk.exe
dengan ukuran
563 KB
o
BFwoCYFrNlwR.exe
dengan ukuran
619 KB
o
6DSS92c31Apgjk
, ukuran file
1 KB
ü
C:\Document
and
settings\user\desktop\Data
Recovery.lnk
(lihat gambar
3)
Gambar
3,
File induk W32/FakeAV.AESL
Untuk
mengelabui
user, ia juga
akan
menyisipkan
sebuah icon
pada taskbar
yang jika icon
tersebut di
klik (double
click) akan
mengaktifkan
dirinya
(lihat gambar
4)
Gambar 4,
Icon
W32/FakeAV.AESL
Registri
Windows
Agar
antivirus
gadungan ini
dapat aktif
secara
otomatis pada
saat komputer dinyalakan, ia akan membuat
beberapa
string pada
registri
Windows
berikut:
- hkey_users\S-1-5-21-842925246-1383384898-1343024091-1003\software\microsoft\windows\currentversion\run
- BFwoCYFrNlwR.exe = C:\Documents and Settings\All Users\Application Data\BFwoCYFrNlwR.exe
- HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run
- BFwoCYFrNlwR.exe = C:\Documents and Settings\All Users\Application Data\BFwoCYFrNlwR.exe
- HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\ESENT\Process\BFwoCYFrNlwR
- HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\ESENT\Process\BFwoCYFrNlwR\DEBUG
o
Trace
Level
- HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\ESENT\Process\6DSS92c31Apgjk\DEBUG
o
Trace
Level
Blok
fungsi Windows
Untuk
memperlancar
aksinya, ia
akan blok
beberapa
fungsi Windows
seperti
:
-
Disable
Registry
-
Disable
TaskMgr
-
Disable
Folder Options
-
Disable
Deskop
-
Tidak
dapat
mengganti
wallpaper
Windows
-
SaveZoneInformation
-
LowRiskFileTypes
Untuk
melakukan
hal tersebut
ia akan
membuat beberapa
registri
berikut:
o
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ActiveDesktop
-
NoChangingWallPaper
o
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Associations
-
LowRiskFileTypes =
.zip;.rar;.nfo;.txt;.exe;.bat;.com;.cmd;.reg;.msi;.htm;.html;.gif;.bmp;.jpg;.avi;.mpg;.mpeg;.mov;.mp3;.m3u;.wav;.scr;
- HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Attachments
-
SaveZoneInformation
- HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
-
NoDesktop
-
NoFolderOptions
- HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
-
DisableRegistryTools
-
DisableTaskMgr
- HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer
-
NoFolderOptions
-
- HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\system
-
DisableRegistryTools
-
DisableTaskMgr
Menampilkan
peringatan
palsu
Seperti
kebayakan
antivirus
gadungan,
Tools gadungan
W32/FakeAV.AESL
juga akan
menampilkan
peringatan-peringatan
palsu
seolah-olah
komputer
tersebut
bermasalah
seperti yang
terlihat pada
gambar berikut
: (lihat gambar 5 - 11)
Gambar 5,
Peringatan
palsu
W32/FakeAV.AESL
Gambar 6,
Peringatan
palsu
W32/FakeAV.AESL
Gambar 7,
Peringatan
palsu
W32/FakeAV.AESL
Gambar 8,
Peringatan
palsu
W32/FakeAV.AESL
Gambar 9,
Peringatan
palsu
W32/FakeAV.AESL
Gambar 10,
Peringatan
palsu
W32/FakeAV.AESL
Gambar 11,
Peringatan
palsu
W32/FakeAV.AESL
Rakus
memakan memori
Hal
yang paling
mengganggu
yang dilakukan
oleh virus ini
adalah, akan
menampilkan
peringatan-peringatan
palsu secara
terus-menerus
yang
mengakibatkan
resource
memori
komputer
terkuras habis
dan
menyebabkan
komputer
menjadi
hang/crash. (lihat
gambar 12)
Gambar 12,
Peringatan
palsu
W32/FakeAV.AESL
Registrasi
Palsu
Untuk
mengatasi
masalah
tersebut, Anda
harus
melakukan
registrasi
terlebih
dahulu untuk
mendapatkan
software full
version dengan
mencantumkan
alamat email
serta kode
aktivasi yang
Anda miliki,
jika Anda
tidak
mempunyai kode
aktivasi
scareware ini
akan menuntun
Anda untuk
melakukan
registrasi
melalui
internet,
ujung-ujung
nya anda
diminta untuk
transfer
sejumlah uang,
alhasil
bukannya
software full
version yang
Anda dapatkan
dengan harapan
dapat
menghilangkan
masalah di
komputer anda
tapi yang anda
dapatkan
adalah program
virus. (lihat
gambar 13)
Gambar 13,
Registrasi
palsu untuk
mendapatkan
”Full Version”
Menghapus
program
Aksi
lain yang
dilakukan oleh
W32/FakeAV.AESL
adalah
menghapus
semua program
aplikasi yang
sudah
terinstall
sehingga user
akan kesulitan
untuk
menjalankan
program
aplikasi
tersebut.
(lihat gambar
14)
Gambar 14,
W32/FakeAV.AESL menghapus
program
aplikasi
Jebakan
W32/FakeAV.AESL
Hati-hati
dengan jebakan
yang dipasang
oleh
W32/FakeAV.AESL,
jika anda
yakin telah
terinfeksi
virus ini
sebaiknya anda
jangan
langsung
menghapus file
temporary
(baik
menggunakan
tools maupun
secara manual)
karena virus
ini akan
memindahkan
semua file
program
aplikasi yang
di hapus
tersebut ke
folder
temporary
tepatnya di
direktori
[C:\Documents
and
Settings\%user%\Local
Settings\Temp\smtmp].
Menyembunyikan
file/folder
Sudah
jatuh tertimpa
tangga, itulah
perumpamaan
yang dapat
digambarkan
bila komputer
kita sudah
terinfeksi
virus ini.
Setelah
berhasil
”memporakporandakan”
program
aplikasi, ia
juga akan
menyembunyikan
file/folder
disemua drive
sehingga makin
mempersulit
user untuk
mengakses
komputer dan
mematikan
virus
tersebut.
(lihat gambar
15)
Gambar
15,
W32/FakeAV.AESL menyembunyikan
file/folder
Sebelumnya Harap Cek Dulu Dengan HD Tune, Pastikan Kondisi Hard Disk Benar Benar Normal
Hardisk merupakan komponen yang harus mendapat perhatian lebih pada sistem komputer. Baik atau buruknya kinerja hardisk akan sangat mempengaruhi performance komputer secara keseluruhan. Dalam artikel ini saya akan men-share tentang cara memeriksa kondisi hardisk komputer menggunakan aplikasi HD Tune Hardisk Utility. Aplikasi HD Tune dapat Anda download dari situsnya di www.hdtune.com.
Pada aplikasi HD Tune ini terdapat 4 menu utama yang dapat kita gunakan untuk memeriksa kondisi hardisk, yaitu:
- Benchmark, digunakan untuk mengukur kinerja hardisk
- Info, menampilkan informasi lebih detail dari hardisk
- Health, memeriksa status kesehatan hardisk dengan memanfaatkan fitur SMART
- Error Scan, memeriksa ada tidaknya error atau bad sector dengan malakukan scan disk.
Membenchmark hardisk bertujuan untuk mengukur kinerja hardisk . Dalam menu benchmark ini kita dapat mengetahui transfer rate, acces time, burst rate dan CPU Usage. Untuk memulai mem-benchmark hardisk, klik tab Benchmark dan klik Start, tampilannya kurang lebih seperti berikut:
- Transfer Rate adalah kecepatan hardisk mengirimkan data ke komputer atau bisa juga disebut sebagai kecepatan baca hardisk. Kecepatan baca diukur dalam megabyte per detik (MB / detik). Kecepatan maksimum dan minimum rata-rata ditampilkan di sebelah kanan. Garis biru pada grafik menunjukkan kinerja membaca seluruh disk.
- Acces Time, yaitu waktu yang diperlukan untuk dapat mengakses data yang dibutuhkan, dari keadaan idle (diam) hingga mendapatkan data tersebut. Waktu akses rata-rata diukur dan ditampilkan dalam milisecon (ms). Acces Time pada grafik ditampilkan sebagai titik-titik kuning dimana semakin kecil nilainya menunjukkan kinerja hardisk yang semakin baik.
- Burst Rate, adalah kecepatan tertinggi (dalam megabyte per detik) di mana data dapat ditransfer dari interface drive (misalnya IDE, SATA atau SCSI) ke Sistem Operasi.
- CPU Usage, menunjukan berapa banyak waktu yang dipakai oleh CPU (dalam %) untuk membaca data dari hardisk.
2. Mengetahui Informasi Detail Hardisk
Untuk mengetahui informasi detail dari hardisk dapat kita lihat pada tab Info. Beberapa informasi seperti partisi pada hard disk, firmware version, nomor seri, kapasitas hardisk dan lain sebagainya dapat kita peroleh seperti pada gambar dibawah.
3. Mengetahui Kondisi Kesehatan / Health Status Hardisk
Kondisi kesehatan hardisk dapat kita ketahui pada tab Health. Fungsi ini memanfaatkan fitur SMART (Self Monitoring Analisis and Reporting Teknologi) . Contoh status kesehatan hardisk dapat dilihat pada
gambar dibawah.
Dalam table terdapat berbagai parameter yang diukur, termasuk temperatur hardisk saat ini. Untuk temperatur hardisk sebaiknya dibawah 50 derajat celcius dan tidak boleh melebihi 60 derajat celcius. Disini juga kita bisa mendapatkan informasi tentang power on time atau work time hardisk, dalam gambar diatas hardisk saya ternyata sudah beroperasi selama 11518 jam.
4. Mengecek adanya Error pada Hardisk
Hal terakhir yang dapat kita lakukan dengan aplikasi HD Tune ini adalah melakukan Scandisk untuk memeriksa terdapat tidaknya error atau bad sector pada hardisk. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal jalankan Error Scan dengan meng-uncheck opsi quick scan. Apabila terdapat error atau bad sector pada permukaan disk, akan ditandai dengan adanya blok berwarna merah seperti pada gambar dibawah.
Demikianlah sedikit informasi tentang bagaimana cara mengetahui kondisi hardisk komputer dengan menggunakan aplikasi HD Tune Hardisk Utility. Dengan aplikasi ini setidaknnya dapat memberikan gambaran kepada kita kondisi hardisk saat ini, apakah masih layak atau sudah saatnya diganti baru.
Cara
membersihkan W32/FakeAV.AESL
- Lakukan pembersihan pada mode ”safe mode”
- Disable ”System Restore” untuk sementara selama proses pembersihan dilakukan
- Matikan proses virus dengan nama [6DSS92c31Apgjk.exe]. Untuk mematikan proses ini sebaiknya gunakan tools selain Task Manager, seperti ProceeXP (http://technet.microsoft.com/en-us/sysinternals/bb896653)
- Repair registry Windows yang sudah dibuat oleh virus. Untuk mempercepat proses penghapusan salit script dibawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama REPAIR.INF. Install dengan cara: Klik kanan REPAIR.INF | Klik INSTALL
[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee 2012
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKLM,
Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1""
%*"
HKLM,
Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1""
%*"
HKLM,
Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1""
%*"
HKLM,
Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1""
%*"
HKLM,
Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe
"%1""
HKLM,
Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1""
%*"
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced,ShowSuperHidden,0x00010001,1
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced,SuperHidden,0x00010001,1
HKLM,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\SuperHidden,
UncheckedValue,0x00010001,1
HKLM,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\HideFileExt,
UncheckedValue,0x00010001,0
[del]
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run,
BFwoCYFrNlwR.exe
HKU,
S-1-5-21-842925246-1383384898-1343024091-1003\software\microsoft\windows\currentversion\run,
BFwoCYFrNlwR.exe
HKLM,
SOFTWARE\Microsoft\ESENT\Process\BFwoCYFrNlwR
HKLM,
SOFTWARE\Microsoft\ESENT\Process\6DSS92c31Apgjk
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ActiveDesktop,
NoChangingWallPaper
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Associations,
LowRiskFileTypes
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Attachments,
SaveZoneInformation
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer,
NoDesktop
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer,
NoFolderOptions
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System,
DisableRegistryTools
HKCU,
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System,
DisableTaskMgr
HKLM,
SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer,
NoFolderOptions
HKLM,
SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\system,
DisableRegistryTools
HKLM,
SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\system,
DisableTaskMgr
- Hapus file yang dibuat oleh virus
- C:\Documents and Settings\All Users\Application Data
o
6DSS92c31Apgjk.exe
o
BFwoCYFrNlwR.exe
o
6DSS92c31Apgjk
- C:\Document and settings\%user%\desktop\Data Recovery.lnk (%user%, menunjukan user yang digunakan saat login Windows)
Catatan:
Sebelum
melakukan
penghapusan,
tampikan file
yang
tersembunyi
dengan merubah
Folder Options
berikut:
o
Pilih
opsi “Show
hidden files
and folders”
o
Hilangkan
tanda centang
pada opsi
“Hide
extension for
known file
types”
o
Hilangkan
tanda centang
pada opsi
“Hide
protected
operating
system files
(Recommended)”
(lihat gambar
16)
Gambar
16,
Folder Options
- Tampilkan file yang disembunyikan dengan cara:
- Klik tombol [Start]
- Klik [RUN]
- Pada dialog box RUN ketik CMD kemudian tekan tombol [enter]
- Pindahkan posisi kursor pada drive yang akan di periksa (contohnya: jika drive yang akan diperiksa adalah drive [C:\] maka ketik perintah C: kemudian klik tombol [Enter]
- Kemudian ketik perintah ATTRIB -S -H -R /S /D kemudian tekan tombol [Enter]
- Tunggu sampai proses selesai dilakukan
- Lakukan langkah yang sama pada drive lain (lihat gambar 17)
Gambar 17,
Menampilkan
file/folder
yang
disembunyikan
- Untuk Mengembalikan program instalasi yang di hapus oleh W32/FakeAV.AESL copy file yang berada di direktori [C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Temp\smtmp] ke direktori [C:\Documents and Settings\All Users\Start Menu]
- Scan ulang dengan menggunakan antivirus yang up-to-date untuk memastikan komputer benar-benar bersih dari virus
Tools FakeAV
Kembali
Vaksincom
menghadirkan
tools
antivirus
dengan nama Anti FakeAV -01 :
(lihat gambar
18)
Gambar
18,
Anti FakeAV
-01
Berikut
beberapa
fungsi Anti
FakeAV -01:
- Mematikan proses virus
- Menghapus file induk virus
- Fix Registry
- Menampilkan file/folder yang disembunyikan
- Mengembalikan file/program aplikasi yang di hapus (dengan catatan anda belum menghapus file temporary)
- Proteksi agar komputer tidak terinfeksi W32/FakeAV.AESL
Tidak ada komentar:
Posting Komentar